Trump Sebut Invasi Darat ke Iran Buang-Buang Waktu, Serangan Udara Tetap Berlanjut

- Jumat, 06 Maret 2026 | 19:50 WIB
Trump Sebut Invasi Darat ke Iran Buang-Buang Waktu, Serangan Udara Tetap Berlanjut
Trump Sebut Invasi Darat ke Iran 'Buang-Buang Waktu'

Trump Sebut Invasi Darat ke Iran 'Buang-Buang Waktu'

Jumat, 6 Maret 2026

Presiden AS Donald Trump punya pendapat yang cukup jelas soal satu hal: mengerahkan pasukan darat ke Iran. Menurutnya, itu cuma buang-buang waktu saja. Pernyataan tegas ini dia sampaikan lewat sambungan telepon dengan NBC News, dan langsung menarik perhatian banyak pihak.

“Itu buang-buang waktu,” ujar Trump, singkat.

Komentar itu, yang dilaporkan oleh Xinhua, seolah memberi sinyal bahwa untuk saat ini, opsi invasi darat memang tidak sedang dipertimbangkan secara serius oleh Gedung Putih. Namun begitu, jangan salah sangka. Sikap ini sama sekali tidak berarti Amerika bakal mengurangi tekanannya.

Trump menegaskan bahwa serangan udara AS justru akan terus berlanjut. Bahkan, dengan kecepatan dan intensitas yang tetap tinggi. Jadi, meski kaki prajurit AS mungkin belum akan menginjak tanah Iran, langit di atas negara itu jelas tidak akan tenang.

Di sisi lain, respons dari Teheran datang dengan nada yang tak kalah keras. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan negaranya siap menghadapi segala kemungkinan termasuk ancaman invasi darat.

“Kami menunggu mereka,” kata Araghchi dengan penuh keyakinan. “Kami yakin bisa menghadapi mereka, dan itu justru akan menjadi bencana besar bagi mereka sendiri.”

Ketegangan ini tentu bukan muncul tiba-tiba. Perang antara Iran dengan AS dan Israel sudah pecah sejak akhir Februari lalu, tepatnya 28 Februari. Pemicunya adalah serangan gabungan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan serangkaian rudal dan drone ke wilayah Israel serta beberapa pangkasan AS di Timur Tengah. Langkah strategis lain yang mereka ambil adalah memblokade Selat Hormuz jalur vital ekspor minyak global yang semakin memanaskan situasi dan menggetarkan pasar energi dunia.

Wahyu Dwi Anggoro

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar