Senin lalu, suasana di sebuah distrik utara Salzburg tiba-tiba berubah kacau. Sebuah bus listrik keluar jalur, menerobos trotoar, dan akhirnya menabrak keras jendela toko sebuah supermarket. Kejadian yang mendadak ini langsung membuat kawasan itu jadi mencekam.
Akibatnya, tujuh orang jadi korban. Sayangnya, satu nyawa tak tertolong.
Juru bicara Palang Merah Austria mengonfirmasi kabar duka itu.
“Satu orang meninggal meskipun upaya resusitasi telah dilakukan,”
katanya, seperti dilaporkan AFP, Selasa (21/4/2026). Korban yang meninggal itu adalah seorang pejalan kaki berusia 55 tahun. Sementara itu, dari enam korban luka-luka, salah satunya adalah sang pengemudi bus sendiri.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung cepat. Bus itu tiba-tiba saja melenceng dari jalurnya. Lalu, dengan dahsyatnya, menghantam etalase toko makanan. Suara benturannya memekakkan telinga.
Tim tanggap darurat dalam skala besar langsung berdatangan. Mereka bekerja cepat mengevakuasi korban. Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit. Kondisi dua orang dari mereka dilaporkan serius.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang setempat masih sangat hati-hati. Mereka belum memberikan rincian lebih lanjut soal penyebab pasti kecelakaan di persimpangan itu. Detail tentang korban meninggal pun masih disimpan rapat-rapat.
Yang jelas, insiden ini meninggalkan duka dan tanda tanya besar. Bus listrik yang diandalkan sebagai transportasi ramah lingkungan, tiba-tiba berubah jadi mesin pembawa petaka di sebuah sore yang seharusnya biasa saja.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bingung dan Sedih atas Tuntutan 15 Tahun Penjara untuk Konsultan IT Ibam
Arab Saudi Perketat Aturan Digital untuk Masuk Raudhah di Masjid Nabawi
DPR Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
ASWGI Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Kampus sebagai Masalah Struktural