Target pemerintah sudah jelas: pada 2028 nanti, setidaknya 4.100 Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah menetap dan bekerja di Ibu Kota Nusantara. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Kalimantan Timur, Senin lalu.
Menurutnya, Menteri PAN-RB Rini Widyantini sudah menyiapkan jadwal lengkap untuk proses perpindahan besar-besaran ini. "Timeline-nya sudah dibuat oleh Bu Menteri PAN-RB," ujar Basuki. "Mulai tahun ini sampai 2028, minimal 4.100 orang harus sudah pindah ke sini."
Progresnya sendiri ternyata sudah berjalan. Basuki mengungkapkan, saat ini sekitar 2.200 ASN tercatat telah berpindah. Angka itu tentu perlu didongkrak lagi dalam dua tahun ke depan.
Nah, untuk menampung para pegawai itu, pembangunan gedung-gedung pemerintahan pun digenjot. Termasuk di dalamnya kompleks untuk parlemen dan yudikatif. Gedung-gedung penting itu ditargetkan rampung paling lambat di paruh pertama 2028.
"Seminggu lalu, Presiden sudah tandatangani bukti desainnya. Jadi kita langsung jalan," jelas Basuki dengan nada optimis. "Untuk kantor-kantor ini, targetnya 2027. Yudikatif dan legislatif harus selesai tahun itu juga. Paling telat semester I 2028."
Lalu bagaimana dengan isu perubahan anggaran? Soal ini, Basuki tampak tenang. Dia menegaskan tidak ada masalah berarti dalam progres pembangunan IKN, meski sempat ada penyesuaian desain untuk beberapa gedung.
"Enggak ada perubahan anggaran. Kapasitasnya kan tetap sama," pungkasnya singkat.
Artikel Terkait
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Langgur
Dominik Szoboszlai Alami Musim Tanpa Gelar Pertama dalam Karier Setelah Liverpool Tersingkir
PIS Perkuat Ekspansi Global dengan Mitra Ketiga, Pertahankan Dominasi Pelaut Indonesia
IDF Selidiki Prajurit yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Selatan