Delapan Daerah di Sumut Berkomitmen Bantu Dana Pemulihan Aceh

- Senin, 20 April 2026 | 20:35 WIB
Delapan Daerah di Sumut Berkomitmen Bantu Dana Pemulihan Aceh

Di Ballroom Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, suasana rapat kerja APEKSI tiba-tiba menyisakan ruang untuk sebuah momen yang cukup mengharukan. Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satgas PRR untuk Sumatera, menyaksikan langsung penyerahan komitmen bantuan keuangan. Kota Medan menyerahkan surat pernyataan kesediaan bantuan khusus untuk Kabupaten Aceh Tamiang. Tak ketinggalan, Pemerintah Kota Pematangsiantar juga melakukan hal serupa untuk Kabupaten Bener Meriah.

Acara ini bukan sekadar formalitas. Menurut sejumlah saksi, prosesi sederhana itu punya makna mendalam: ia menandai komitmen nyata antar-daerah untuk pemulihan Aceh pascabencana. Tito sendiri hadir di sana dalam kapasitas ganda, selaku Mendagri dan juga Kasatgas yang sehari-hari melihat langsung kondisi di lapangan.

Latar belakang aksi solidaritas ini berawal dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Beliau menetapkan penyesuaian Transfer ke Daerah untuk tahun 2026 di Aceh, Sumut, dan Sumbar, dengan besaran minimal sama seperti tahun 2025. Nah, kebijakan ini berlaku untuk semua daerah, baik yang terdampak bencana maupun yang tidak.

Merespons hal itu, Mendagri Tito lantas mengeluarkan Surat Edaran. Isinya menganjurkan daerah-daerah yang tak terdampak di tiga provinsi tadi untuk turut membantu pemulihan.

"Saya mengeluarkan surat edaran resmi, bukan untuk saya. Satu rupiah pun enggak akan untuk saya," tegas Tito dalam keterangannya.

"Tapi semata-mata karena saya Kasatgas bisa melihat persoalan di semua daerah ini," lanjutnya.

Anjuran itu rupanya disambut baik. Data Ditjen Bina Keuda Kemendagri per 20 April 2026 mencatat, sudah ada delapan daerah yang berkomitmen mengusulkan bantuan. Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang masing-masing mengusulkan Rp50 miliar untuk Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Kemudian, Simalungun dan Asahan mengajukan Rp30 miliar untuk Aceh Utara dan Bireuen. Sementara itu, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Selatan, Pematangsiantar, dan Labuhanbatu masing-masing mengusulkan bantuan Rp25 miliar untuk Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

"Terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delapan kepala daerah yang menyumbangkan atau menghibahkan untuk kepala daerah [terdampak bencana di Aceh] yang betul-betul saya tahu mereka sulit," ungkap Tito, rasa haru terdengar dalam suaranya.

Usai acara, perjalanan Tito belum berakhir. Ia bertolak ke Masjid Raya Baiturrahman, simbol kebanggaan masyarakat Aceh. Di sana, ia menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional untuk mendukung aktivitas masjid.

Harapannya jelas. Bantuan itu bisa meringankan beban operasional masjid yang menjadi pusat kehidupan warga.

"Sekaligus juga saya meminta dukungan dari Masjid Baiturrahman agar tugas untuk pemulihan bencana bisa didoakan dipercepat, dan mendapat rida dari Allah Swt.," pungkasnya menutup kunjungan kerja di hari itu.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar