Soalnya, inflasi ikut merangkak naik, dan kenaikannya lebih tinggi dari perkiraan di penghujung tahun. Kondisi inilah yang akhirnya memaksa RBA mengambil langkah tegas: menaikkan suku bunga pada bulan Februari. Tujuannya jelas, ingin meredam aktivitas ekonomi yang terlalu panas sekaligus menekan laju inflasi agar kembali ke jalurnya.
Nah, ke depannya gimana? Menurut sejumlah ekonom yang kami pantau, bank sentral tampaknya belum akan lengah. Mereka masih akan terus mewaspadai ancaman inflasi.
Bahkan, ada kemungkinan suku bunga akan dinaikkan lagi pada bulan Mei nanti. Situasinya memang dinamis, dan langkah RBA ke depan pasti akan terus diawasi ketat oleh pasar.
Artikel Terkait
Bupati Pekalongan Bantah Terlibat OTT KPK Meski Kenakan Rompi Oranye
Gubernur Pramono Anung Ancam Beri Sanksi ASN yang Langgar Aturan Naik Transportasi Umum Setiap Rabu
Bupati Pekalongan Diperiksa KPK Usai OTT, Bantah Jadi Target Operasi
1,5 Juta Pengguna Tinggalkan ChatGPT Usai OpenAI Gandeng Pentagon