Isu tentang anggaran mobil ambulans di Kutai Timur sempat ramai di media sosial. Kabarnya, pemerintah daerah setempat menganggarkan dana fantastis, Rp 9 miliar, hanya untuk satu unit kendaraan tersebut di RUP 2024. Tapi, kabar itu langsung dibantah tegas oleh Pemkab Kutim.
Menurut Uud Sudiharjo, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur, informasi yang beredar itu tidak akurat. Angka sebesar itu, jelasnya, bukan untuk satu mobil saja.
"Informasi yang menyebutkan bahwa anggaran Rp 9 miliar diperuntukkan hanya untuk satu unit ambulans adalah tidak benar dan tidak sesuai fakta dokumen pelaksanaan kontrak,"
katanya melalui pernyataan resmi.
Jadi, apa sebenarnya yang terjadi? Uud menjelaskan bahwa nilai Rp 9 miliar itu merupakan total pengadaan untuk beberapa unit ambulans sekaligus. Ditambah lagi, anggaran itu juga mencakup kelengkapan teknis, karoseri medis, dan perlengkapan standar lainnya. Jadi, hitungannya bukan cuma bodi mobil belaka.
Artikel Terkait
Iran Klaim Luncurkan 40 Rudal Balasan ke Target AS dan Israel
Pemerintah Buka Peluang 4.000 Pekerja Migran ke Jerman dengan Skema Perlindungan Ketat
Menhan Israel Ancam Bunuh Pengganti Khamenei
KPK Tetapkan Bupati Pekalongan Tersangka, Diduga Paksa Perusahaan Keluarga Menang Tender