AS Yakinkan Mitra Dagang Soal Keberlanjutan Kesepakatan Meski Tarif Baru Berlaku

- Senin, 23 Februari 2026 | 12:40 WIB
AS Yakinkan Mitra Dagang Soal Keberlanjutan Kesepakatan Meski Tarif Baru Berlaku

Washington punya pesan tegas buat Uni Eropa, China, dan sejumlah mitra dagang lainnya. Intinya: jangan khawatir. Kesepakatan perdagangan yang sudah ada, kata mereka, tetap berlaku. Pesan ini disampaikan meski Mahkamah Agung AS baru saja membatalkan aturan soal tarif resiprokal yang jadi landasan sebelumnya.

Perwakilan Perdagangan AS, Jamieson Greer, coba menenangkan situasi. Dalam wawancara dengan CBS, dia bilang percakapan dengan para mitra sedang berjalan aktif.

Tapi di sisi lain, ada keraguan yang datang dari Eropa. Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, yang hadir dalam acara yang sama, mengaku belum bisa memastikan dampak dari keputusan pengadilan AS itu. Suaranya terdengar hati-hati.

Latar belakang keributan ini adalah keputusan monumental Mahkamah Agung AS pada Jumat lalu. Dengan suara 6-3, hakim memutuskan bahwa presiden sebelumnya telah melampaui kewenangannya saat memberlakukan tarif berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Darurat Ekonomi Internasional (IEEPA).

Keputusan itu langsung memantik kemarahan mantan Presiden Donald Trump. Tak lama setelahnya, dia mengumumkan tarif global baru sebesar 10 persen, yang landasan hukumnya berbeda. Dan kemudian, angka itu dinaikkan lagi menjadi 15 persen.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar