Makassar – Di Jalan Aroepala, riuh lalu lintas tak sepenuhnya surut. Meski proyek perbaikan jalan tengah digenjot Pemprov Sulsel, kendaraan tetap merayap, berusaha mencari celah di antara alat berat dan pekerja yang sibuk.
Ya, antrean memang jadi pemandangan yang tak terelakkan. Tapi di balik itu, ada upaya serius untuk membenahi salah satu urat nadi penting kota ini. Proyek ini bukan cuma sekadar menambal lubang, melainkan bagian dari langkah memperbaiki infrastruktur secara menyeluruh.
Menurut sejumlah saksi, proses pengerjaan yang kini masuk tahap pengerukan dan perataan itu sempat bikin arus kendaraan melambat. Namun begitu, sistem buka-tutup dengan satu jalur bergantian diterapkan. Petugas di lapangan terlihat sigap mengatur arus, memastikan kendaraan roda dua dan empat bisa lewat dengan selamat, meski harus sabar mengantre.
Bukan Cuma Tambal Sulam, Tapi Naikkan Standar Jalan
Muhammad Rosyadi, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, punya penjelasan. Menurutnya, perbaikan ini penting dilakukan karena kualitas permukaan Jalan Aroepala sudah menurun. Faktor usia dan beban kendaraan yang lalu-lalang jadi penyebab utamanya.
“Pekerjaan yang dilakukan saat ini berupa perbaikan lapisan perkerasan jalan, dimulai dari pengupasan aspal lama, perataan badan jalan, hingga nantinya dilakukan pengaspalan kembali,”
Ucap Rosyadi, Rabu (8/4/2026).
Dia menambahkan, volume kendaraan di ruas ini memang tinggi. Makanya, penanganannya harus bertahap. Tujuannya jelas: agar jalanan kembali aman dan nyaman untuk semua pengguna.
Di sisi lain, peran ruas ini sangat krusial. Jalan Aroepala adalah penghubung vital menuju Jalan Hertasning yang sebelumnya sudah diperbaiki. Dengan begitu, konektivitas antarwilayah diharapkan bisa lebih lancar dan optimal ke depannya.
Artikel Terkait
Ghost in the Cell Dirilis di 86 Negara, Joko Anwar Angkat Horor Penjara dengan Kritik Sosial
Kisah di Balik Nama Unik Klinik Lacasino, Warisan dr. Farid Husain di Makassar
Dinas Peternakan Bone Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan