Akun Instagram Resmi Gedung Putih Era Obama Diretas, Unggah Konten Provokatif Buatan AI

- Senin, 01 Juni 2026 | 14:45 WIB
Akun Instagram Resmi Gedung Putih Era Obama Diretas, Unggah Konten Provokatif Buatan AI

Akun Instagram resmi yang digunakan oleh Gedung Putih pada era kepemimpinan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dilaporkan menjadi sasaran peretasan pada Minggu, 31 Mei 2026. Insiden ini terungkap setelah sejumlah unggahan mencurigakan muncul secara tiba-tiba di akun dengan nama pengguna @obamawhitehouse, yang hingga saat ini masih terafiliasi dengan memori administratif masa lalu.

Laporan yang diterbitkan oleh TMZ dan dikutip oleh Anadolu pada Senin, 1 Juni 2026, menyebutkan bahwa peretas berhasil mengakses akun tersebut dan mengunggah konten yang tidak lazim. Salah satu unggahan yang paling menonjol adalah gambar hasil kecerdasan buatan yang disertai keterangan bernada provokatif, menyinggung kelompok Syiah dan institusi Gedung Putih. Selain unggahan di linimasa, peretas juga dilaporkan sempat memublikasikan sejumlah Instagram Stories sebelum akses mereka berhasil dihentikan.

Akun @obamawhitehouse sendiri memiliki sekitar 2,4 juta pengikut. Menariknya, unggahan resmi terakhir di akun tersebut dibuat pada 20 Januari 2017, bertepatan dengan hari pelantikan Presiden Donald Trump. Sejak saat itu, akun tersebut tidak lagi digunakan secara aktif oleh pemerintahan berikutnya, namun tetap menjadi arsip digital dari periode kepresidenan Obama.

Pihak Meta, perusahaan induk Instagram, memberikan konfirmasi kepada TMZ bahwa akun tersebut memang sempat diretas. Namun, tim keamanan Meta telah berhasil mengamankan kembali akses akun dan menghapus seluruh konten tidak sah yang diunggah oleh pelaku. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai pihak atau kelompok yang bertanggung jawab atas peretasan tersebut.

Sementara itu, Barack Obama diketahui memiliki akun Instagram pribadi yang terpisah, yaitu @barackobama, dengan jumlah pengikut lebih dari 42 juta. Akun tersebut tidak terpengaruh oleh insiden ini dan tetap beroperasi seperti biasa. Peristiwa ini menjadi pengingat akan kerentanan keamanan siber yang masih membayangi akun-akun institusional, bahkan yang sudah tidak aktif sekalipun.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar