Jakarta - Pekan ini, Istana punya agenda penting. Presiden Prabowo Subianto bakal melantik hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru, menggantikan Anwar Usman. Tak cuma itu, pengambilan sumpah untuk jajaran Ombudsman RI juga rencananya digelar bersamaan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang memberikan konfirmasi ini di sekitar Kompleks Istana, Rabu lalu. "Direncanakan secepatnya dalam minggu ini," ujarnya singkat.
Soal siapa nama calon hakim konstitusi itu, Prasetyo masih menutup rapat. Meski begitu, dia mengakui bahwa nama dari Mahkamah Agung sudah sampai di meja Presiden.
"Sudah [kami terima]. Nanti diumumkan," katanya, tanpa mau berkomentar lebih jauh.
Untuk urusan Ombudsman, rencananya memang satu paket. "Ada rencana bersamaan. Ya, pekan ini," tambah Prasetyo menegaskan.
Kursi hakim konstitusi yang ditinggalkan Anwar Usman memang sedang lowong. Masa jabatannya berakhir Senin lalu, dan hingga kini belum ada penggantinya yang diumumkan secara resmi.
Padahal, proses seleksi di Mahkamah Agung sudah selesai. Tiga nama hakim MA dinyatakan lolos dan diumumkan sejak pertengahan Maret lalu. Tinggal menunggu keputusan final dari Presiden.
Di sisi lain, proses di DPR untuk Ombudsman sudah lebih dulu tuntas. Komisi II DPR RI telah menetapkan sembilan anggota Ombudsman untuk periode 2026–2031. Keputusan itu diambil secara bulat oleh seluruh fraksi setelah melalui serangkaian uji kelayakan.
Jadi, semua mata kini tertuju ke Istana. Menunggu siapa nama yang akan mengisi kursi panas di MK, dan kapan tepatnya acara pelantikan penting itu digelar.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Paris, Pulang ke Indonesia
Fajar/Fikri Kalahkan Ganda Malaysia, Tantangan Berat dari China Menanti di Semifinal Singapore Open 2026
KPK Segera Limpahkan Berkas Dakwaan Bupati Pati Nonaktif Sudewo ke PN Semarang
IESR Desak Pemerintah Hapus Kuota PLTS Atap Demi Percepat Target 100 GW