Nama Mohammad Riza Chalid kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, Kejagung menetapkannya sebagai tersangka untuk kedua kalinya. Kasusnya terkait dugaan korupsi pengadaan minyak di Pertamina Energy Trading Limited atau Petral, yang terjadi antara tahun 2008 hingga 2015.
Sebenarnya, ini bukan perkara pertama bagi pengusaha yang kerap disingkat MRC itu. Di Kejagung, dia sudah terjerat dua kasus korupsi pengadaan minyak. Kasus pertamanya menjeratnya tahun lalu, terkait tata kelola minyak mentah di PT Pertamina dan anak perusahaannya untuk periode 2018-2023.
Dalam kasus pertama itu, Riza disebut-sebut berperan sebagai Beneficial Owner dua perusahaan: PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal. Menurut penjelasan Kejagung di sebuah jumpa pers pada Juli 2025, dia diduga melakukan intervensi terhadap kebijakan tata kelola minyak di Pertamina.
Direktur Penyidikan Jampidsus saat itu, Abdul Qohar, membeberkan lebih detail. Katanya, Riza bersama tiga tersangka lain menyepakati kerja sama penyewaan terminal BBM di Merak dengan cara yang tak wajar.
“Mereka memasukkan rencana kerja sama itu padahal Pertamina sebenarnya belum butuh tambahan penyimpanan stok,” ujar Qohar waktu itu.
Tak cuma itu. Skema kepemilikan aset terminal dalam kontrak sengaja dihilangkan. Yang paling parah, harga kontraknya ditetapkan sangat tinggi, jauh di atas kewajaran.
Akibat ulah mereka, negara rugi besar. Saking besarnya, angka kerugian mencapai Rp 285 triliun, gabungan dari kerugian keuangan dan perekonomian negara. Total, ada 18 orang yang jadi tersangka dalam kasus ini.
Hilang Bagai Ditelan Bumi
Sejak status tersangka itu melekat, Riza Chalid seperti menghilang. Dia tak pernah memenuhi panggilan penyidik, sekalipun rumahnya sudah digeledah. Kejagung pun gerah.
Pada Agustus 2025, mereka resmi memasukkan namanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kabar burung kemudian beredar: Riza dikabarkan telah menetap di Malaysia. Spekulasi itu agaknya punya dasar. Dari data perlintasan, dia tercatat telah keluar Indonesia sejak Februari 2025 beberapa bulan sebelum namanya jadi buruan.
Kini, dengan status tersangka barunya, pencarian terhadap Riza Chalid dipastikan akan semakin digencarkan. Kasus lama belum tuntas, kasus baru sudah menunggu.
Artikel Terkait
Ed Sheeran Kembali Jadi Artis Paling Banyak Diputar di Inggris Sepanjang 2025
Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Staf Perempuan, Ngaku Bahas Urusan Kantor
Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza
Polisi Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di 10 Lokasi saat Pemilik Nonton Dangdut