Seorang pria berusia 29 tahun, Hendi, ditemukan meninggal di rumahnya di Palopo, Kamis pagi lalu. Lokasinya di Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana. Penemuan ini mengakhiri rentetan perilaku aneh yang ditunjukkan korban dalam beberapa hari terakhir.
Menurut kesaksian Asruddin, malam sebelum kejadian, sekitar pukul setengah satu dini hari, ia sempat berpapasan dengan Hendi.
"Dia minta saya datang ke rumahnya besok pagi," ujar Asruddin.
Tak lama setelah pertemuan singkat itu, telepon dari Hendi pun masuk. Isinya membuat Asruddin bergidik. Hendi menyebut bahwa pertemuan mereka tadi adalah yang terakhir kalinya. Perkataan itu seperti sebuah isyarat yang suram.
Namun begitu, itu bukan satu-satunya kejadian yang mengkhawatirkan. Sehari sebelumnya, Hendi dilaporkan mengancam seorang tetangga bernama Hasan yang berusia 67 tahun. Ancaman dengan parang itu begitu menakutkan, hingga keluarga Hasan memilih mengungsi dan menginap di rumah anak mereka, ibu Aisyah, demi keamanan.
Dua hari sebelum ancaman dengan parang, Hendi bahkan sempat meminta racun tikus kepada Hasan. Permintaan itu, untungnya, tidak dikabulkan.
Artikel Terkait
Polres Bone Gelar Serah Terima Jabatan untuk Sejumlah Pejabat Kunci
Mobil Terperosok Jurang 200 Meter di Enrekang, Satu Tewas
Prakiraan Cuaca Sulsel Jumat: Cerah Berpotensi Hujan Sedang di Sejumlah Kabupaten
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang