Tren Liburan Keluarga Bergeser ke Vila Privat, Waktu Berkumpul Tanpa Distraksi Jadi Kemewahan Baru

- Rabu, 27 Mei 2026 | 12:50 WIB
Tren Liburan Keluarga Bergeser ke Vila Privat, Waktu Berkumpul Tanpa Distraksi Jadi Kemewahan Baru

Liburan keluarga tidak lagi selalu berarti menjalani jadwal padat dari pagi hingga malam. Di kalangan masyarakat perkotaan, tren menginap di vila privat semakin diminati karena dianggap lebih nyaman, fleksibel, dan mampu menghadirkan kebersamaan yang lebih bermakna.

Salah satu alasan utama di balik pergeseran ini adalah kebutuhan akan ruang berkualitas di tengah kesibukan urban. Vila privat menawarkan pengalaman yang berbeda dari hotel, di mana anggota keluarga kerap terpisah ke dalam beberapa kamar. Sebaliknya, vila menyediakan ruang bersama yang lebih luas, memungkinkan anak-anak bermain bebas di taman atau kolam renang sementara orang tua bersantai tanpa harus meninggalkan properti.

Bali menjadi salah satu destinasi utama untuk konsep liburan semacam ini. Bukan hanya karena keindahan pantainya, melainkan juga karena pilihan vila privat di berbagai kawasan kini semakin beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, mulai dari rombongan kecil hingga multi-generasi.

Perubahan gaya traveling masyarakat turut mendorong tren ini. Banyak keluarga mulai mengurangi itinerary yang terlalu padat dan lebih memilih menikmati momen kebersamaan tanpa terburu-buru mengejar banyak tempat wisata.

CEO Nakula, Christian Sunjoto, mengatakan bahwa tren ini mencerminkan perubahan cara keluarga memaknai liburan.

"Sekarang keluarga tidak selalu mencari lebih banyak aktivitas saat liburan. Yang sebenarnya banyak dicari adalah ruang untuk benar-benar melambat, merasa nyaman, dan menikmati waktu bersama dengan lebih berkualitas," ujarnya pada Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, vila privat secara alami memberikan pengalaman yang lebih personal karena seluruh anggota keluarga tetap bisa berkumpul tanpa kehilangan ruang privasi masing-masing.

Di Bali, kawasan Seminyak dan Canggu masih menjadi favorit keluarga urban yang ingin dekat dengan pusat kuliner dan gaya hidup modern. Sementara itu, Jimbaran, Uluwatu, dan Nusa Dua banyak dipilih karena suasana pantai yang lebih tenang dan ramah keluarga.

Tak hanya itu, kawasan seperti Tabanan mulai dilirik wisatawan yang menginginkan suasana lebih sunyi dan dekat dengan alam, jauh dari keramaian area wisata utama.

Beberapa rekomendasi vila privat di Bali yang bisa menjadi pilihan antara lain Uma Santai Canggu dan Villa Swarna di Seminyak, yang menghadirkan kombinasi antara kehidupan kuliner yang dinamis dan privasi vila tropis yang tersembunyi. Di bagian barat Bali, Tabanan menawarkan properti seperti Omecure di Kaba-Kaba yang memberikan pengalaman menginap di tepi sungai yang damai. Sementara itu, Jimbaran, Uluwatu, dan Nusa Dua tetap menjadi destinasi favorit dengan vila seperti Villa Brandon, Nagasutra Villa, dan Vinila Villas yang dirancang untuk mengakomodasi liburan keluarga dalam kelompok yang lebih besar.

Tren vila privat ini menunjukkan bahwa banyak keluarga kini mulai mencari pengalaman liburan yang lebih bermakna dibanding sekadar memenuhi itinerary yang padat. Di tengah rutinitas yang semakin sibuk, waktu berkumpul tanpa distraksi justru menjadi kemewahan baru yang paling dicari.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar