Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (13/8) dengan penguatan tipis, setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan pasar modal Indonesia dalam klasifikasi emerging market. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.388,23, naik 0,23 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.373,85.
Aktivitas perdagangan di awal sesi terbilang ramai. Tercatat volume transaksi mencapai 1,06 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 80,43 ribu kali, dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 505,5 miliar.
Rupiah Melemah Tipis
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah tipis. Rupiah turun 3,4 poin atau 0,02 persen ke level Rp 17.868,4 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp 17.865.
Bursa Asia Bervariasi
Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia pagi ini bervariasi. Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 1,22 persen ke level 68.350,00, sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,65 persen ke level 25.275,50. Indeks SSE Composite di China naik 0,27 persen ke level 3.957,16, dan Indeks Straits Times di Singapura menguat tipis 0,02 persen ke level 5.721,84.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,93 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik
IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Masih Tertekan di Level Rp 17.748
IHSG Menguat 1,67% ke 6.501,59, Rupiah Ikut Perkasa
IHSG Menguat 1,47 Persen ke 6.487 pada Sesi I, 440 Saham Hijau