Kekecewaan berat meluap menjadi amuk massa setelah Persipura Jayapura gagal meraih tiket promosi ke Super League. Pendukung tim berjuluk Mutiara Hitam itu mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas di Stadion Mandala, Jayapura, usai tim kesayangannya ditaklukkan Adhyaksa FC dalam babak playoff Championship Liga 2.
Kerusuhan pecah begitu peluit panjang berbunyi menandakan kekalahan Persipura dengan skor tipis 0-1. Para suporter yang tidak terima dengan hasil pertandingan langsung menginvasi lapangan hijau. Akibatnya, pemain dari kedua tim beserta wasit terpaksa dievakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Aksi anarkis tidak berhenti di dalam stadion. Di luar arena, dua unit mobil yang terparkir di depan stadion dilaporkan dibakar oleh massa yang terus bergerak. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai identitas pemilik kendaraan yang menjadi sasaran amuk tersebut.
Polisi yang tiba di lokasi berusaha membubarkan massa dengan melepaskan tembakan gas air mata. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya meredakan situasi. Massa tetap bertahan dan melanjutkan aksi perusakan di halaman stadion, termasuk merusak sejumlah fasilitas pendukung pertandingan.
Hingga berita ini diturunkan, kericuhan masih terus berlangsung. Belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun total kerugian material yang timbul akibat insiden ini. Pihak berwenang masih melakukan upaya pengamanan dan pendataan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon Capai 40 Persen, Brantas Abipraya Optimistis Rampung Tepat Waktu
Bea Cukai Mataram Awasi Ekspor Logistik 22 Mobil GT3 Usai GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika
Wakapolri Canangkan Konsep O2H: Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Otak, Otot, dan Hati Nurani
Ratusan Personel Keamanan Dikerahkan Kawal Laga Persija vs Persib di Samarinda