Sebanyak 22 mobil GT3 dan 42 pembalap dari 16 negara sukses memeriahkan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Di balik gemerlap balapan internasional tersebut, Bea Cukai Mataram memainkan peran krusial dalam memastikan kelancaran arus logistik yang mendukung penyelenggaraan event bergengsi ini.
Kepala Bea Cukai Mataram, Bambang Parwanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan fisik terhadap seluruh barang logistik GT World Challenge Asia 2026 yang akan diekspor kembali dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada Minggu, 3 Mei 2026. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian kondisi dan jumlah barang saat keluar dengan data awal pemasukan.
“Pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan bahwa logistik yang keluar dari KEK Mandalika sesuai dengan kondisi dan jumlah saat awal pemasukan,” ujar Bambang.
Dalam pengelolaan logistik event internasional ini, Bea Cukai Mataram menerapkan dua skema utama, yaitu ATA Carnet (Admission Temporaire/Temporary Admission Carnet) dan PPKEK (Pemberitahuan Pabean Kawasan Ekonomi Khusus). Melalui skema tersebut, para pelaku kegiatan mendapatkan sejumlah kemudahan, mulai dari pembebasan dan penangguhan bea masuk, tidak dipungutnya pajak dalam rangka impor, hingga percepatan prosedur pemeriksaan kepabeanan.
Menurut Bambang, fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menciptakan ekosistem logistik yang efisien bagi kegiatan internasional yang diselenggarakan di Indonesia, khususnya di KEK Mandalika. Setelah proses pemeriksaan selesai, Bea Cukai Mataram melanjutkan tahapan pengawasan dengan melakukan penyegelan terhadap barang logistik pada 4 Mei 2026.
Selanjutnya, seluruh logistik tersebut akan dikirim menuju negara tujuan balapan berikutnya melalui Bandara Internasional Ngurah Rai dan Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui pengawasan yang optimal sekaligus pemberian fasilitas kepabeanan yang tepat, Bea Cukai Mataram terus berkomitmen mendukung kelancaran arus barang internasional serta memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah berbagai event berskala dunia.
Artikel Terkait
Suporter Persipura Rusuh Usai Timnya Gagal Promosi ke Super League
Presiden Prabowo Kenakan Barong Bermotif Batik di Jamuan Makan Malam KTT ASEAN ke-48 di Filipina
Kementerian Agama Gelar Gerakan Ekoteologi dan 3R Semarakkan Waisak 2570 BE
Pendiri Ponpes di Pati Perkosa Santriwati dengan Modus Doktrin dan Ancaman Putus Jalur Keilmuan