Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford

- Jumat, 10 April 2026 | 07:15 WIB
Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford

BARCELONA – Nama Rafael Leao kembali mencuat di radar Barcelona. Winger AC Milan asal Portugal itu memang sudah lama jadi incaran, tapi sampai sekarang, belum ada langkah serius yang diambil. Rupanya, ada satu hal lain yang masih mengganjal di internal klub Catalan tersebut.

Minat terhadap Leao ini, seperti dilaporkan Sport dan dikutip MilanNews, didorong langsung oleh sang presiden, Joan Laporta. Ketertarikan ini sebenarnya bukan hal baru. Dalam beberapa musim terakhir, namanya selalu muncul. Namun begitu, belum pernah ada negosiasi resmi antara Barcelona dan Milan.

Jadi, apa yang menghalangi?

Semuanya bergantung pada nasib Marcus Rashford. Ya, Barcelona saat ini justru fokus untuk mempermanenkan status pemain Manchester United itu. Konon, kesepakatan personal dengan Rashford sudah ada di tangan.

Tapi United masih kukuh dengan harga 30 juta euro.

Selama urusan Rashford belum beres, Barcelona tampaknya enggan bergerak untuk mencari target sayap lainnya. Mereka seperti menunggu kartu pertama jatuh sebelum memikirkan langkah selanjutnya.

Masalah keuangan juga jadi kendala nyata. Barcelona harus jeli mengatur anggaranya agar tak melanggar regulasi. Intinya, mereka perlu melepas pemain dulu sebelum bisa mendatangkan bintang seperti Leao. Situasinya memang rumit.

Di sisi lain, jangan harap AC Milan akan mudah melepas Leao. Sampai saat ini, tidak ada rencana dari klub Serie A itu untuk menjual aset berharganya. Bahkan, direktur olahraga Barcelona, Deco, pun disebut belum melakukan pendekatan resmi ke pihak Rossoneri.

Dan dari kubu sang pemain sendiri, belum ada sinyal keinginan untuk hengkang dari San Siro.

Jadi, meski ketertarikan itu nyata, semuanya masih sebatas wacana. Barcelona naksir Leao, tapi proses transfernya masih terganjal oleh banyak hal. Dari Rashford, kondisi finansial, hingga keengganan Milan. Untuk sekarang, ini baru rencana di atas kertas, jauh dari tahap negosiasi yang serius.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar