Trump Disoraki Penonton saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

- Senin, 20 Juli 2026 | 13:50 WIB
Trump Disoraki Penonton saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat sorakan keras dari penonton saat hendak menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 kepada tim Spanyol. Momen itu terjadi di final yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina, di mana Spanyol menang dengan skor 1-0.

Sorakan begitu nyaring hingga menenggelamkan alunan musik dan terdengar dalam siaran langsung televisi. Kamera menyorot Trump yang berjalan ke lapangan untuk menyerahkan trofi bersama Presiden FIFA Gianni Infantino.

Piala Dunia edisi kali ini memang tidak biasa. Untuk pertama kalinya, presiden negara tuan rumah ikut menyerahkan langsung trofi kepada juara. Biasanya, tugas itu hanya dilakukan oleh presiden FIFA. Namun, Infantino sebelumnya telah mengumumkan bahwa ia dan Trump akan bersama-sama memberikan trofi.

Sebelum penyerahan trofi, Trump membantu Infantino membagikan medali kepada para pemain Argentina dan Spanyol. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney, yang mewakili negara tuan rumah lainnya, berdiri di sebelah kiri Trump dan berjabat tangan dengan para pemain.

Trump dan Infantino akhirnya bersama-sama menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol, Rodri. Setelah itu, Infantino terlihat mencoba menyingkirkan Trump, tetapi Trump tetap berada di podium dan berdiri di samping para pemain Spanyol saat Rodri mengangkat trofi. Baru setelah itu Trump pergi bersama Infantino meninggalkan panggung.

Sepanjang dua masa jabatannya sebagai presiden dan selama masa kampanye, Trump telah menghadiri banyak acara olahraga dan menerima berbagai macam sambutan. Ketika menjadi presiden petahana pertama yang menghadiri Super Bowl pada 2025, ia mendapat sambutan dan sorakan. Namun, di berbagai kesempatan lain seperti Game 3 final NBA dan turnamen tenis US Open, ia justru mendapat sorakan cemooh.

Menurut memo yang ditinjau The Atlantic, di final tunggal putra US Open tahun lalu, Asosiasi Tenis Amerika sempat meminta penyiar untuk menyensor reaksi penonton. Namun, stasiun televisi ESPN dan ABC memutuskan tidak meredam sorakan tersebut.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags