Menteri dan Kepala Lembaga Mulai Berdatangan ke Istana untuk Sidang Kabinet Paripurna

- Senin, 20 Juli 2026 | 15:10 WIB
Menteri dan Kepala Lembaga Mulai Berdatangan ke Istana untuk Sidang Kabinet Paripurna

Sejumlah menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga mulai berdatangan ke Istana Negara, Senin (20/7/2026), untuk mengikuti sidang kabinet paripurna. Mereka akan mendengarkan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan program-program unggulan pemerintah.

Pantauan di lapangan, para pejabat mulai memasuki kompleks Istana sejak pukul 14.15 WIB. Di antara yang sudah hadir adalah jajaran menteri koordinator, seperti Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago, serta Wamenko Polkam Lodewijk Paulus.

Selain itu, tampak pula Menteri PPMI Mukhtarudin, Wamen PPMI Cristina, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Mensos Saifullah Yusuf, Wamensos Agus Jabo, Menaker Yassierli, Wamenaker Afriansyah Noor, dan Wamen PU Diana Kusumastuti. Para kepala lembaga, penasihat, serta utusan khusus presiden juga terlihat hadir, di antaranya Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Ahmad Dofiri, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BGN Naniek S Deyang, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa agenda utama sidang adalah arahan presiden untuk mempercepat program-program unggulan. "Undangannya sidang paripurna ya. Kemungkinan untuk arahan presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan presiden. Tapi detailnya teman-teman juga akan ikut lihat kan, akan masuk juga mungkin kan untuk meliputnya," ujarnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags