Kapan tepatnya ultimatum itu dimulai? Fuchs tak menyebut tanggal pastinya. Namun, dari penjelasannya, ada indikasi kuat bahwa hitungan mundur akan dimulai pada 19 Februari. Tanggal itu bertepatan dengan pertemuan Dewan Perdamaian Gaza di Washington DC.
“Kita akan mengevaluasinya. Jika berhasil, bagus. Kalau tidak, ya IDF harus menyelesaikan misi tersebut,” tandas Fuchs, merujuk pada Pasukan Pertahanan Israel.
Di sisi lain, respons dari Hamas bisa ditebak. Kelompok yang menguasai Gaza itu punya catatan panjang menolak mentah-mentah seruan semacam ini. Bagi mereka, selama pendudukan Israel masih berlangsung, perlawanan bersenjata adalah jalan yang tak bisa ditawar.
Jadi, situasinya kembali memanas. Dua bulan ke depan akan menjadi periode genting, penuh ketegangan dan ancaman yang menggantung.
Artikel Terkait
Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Lapangan Banteng, Wadah Silaturahmi Pasca-Idulfitri
Banten Jemput Bola Terbitkan NIB Gratis untuk Stabilkan Harga Minyakita
Operasi Penyelamatan AS Gagal Temukan Pilot Pesawat yang Diklaim Ditembak Iran
Konflik Timur Tengah Picu Kelangkaan Bahan Baku Plastik, Industri Minta Relaksasi Impor