Suasana malam di Jalan Mayjen Sutoyo, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (14/2/2026) lalu, berubah jadi mencekam. Aksi tawuran antar kelompok remaja berakhir tragis. Seorang pelajar SMP tewas setelah dibacok dalam keributan itu. Korban sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, tapi nyawanya tak tertolong.
Wakasat Reskrim PPO-PPA Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, membenarkan insiden berdarah ini saat dikonfirmasi pada Minggu (15/2/2026).
“Benar adanya aksi kekerasan fisik terhadap anak dan tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia,” katanya.
Merespon kejadian ini, Satreskrim langsung bergerak cepat. Mereka melacak dan mengamankan para remaja yang terlibat, yang wajahnya terekam jelas dalam video kejadian. Hasilnya, sekitar 16 remaja berhasil diamankan.
“Anak-anak yang ada di dalam rekaman video itu semua sudah kami amankan. Ada kurang lebih 16,” ujar AKP Sri Yatmini.
Proses hukum pun mulai berjalan. Menurutnya, kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Dua alat bukti yang ada dianggap cukup untuk memulai tahap yang lebih serius.
Artikel Terkait
Gempa Megathrust 7,6 SR Guncang Bitung, Picu Tsunami Kecil di Beberapa Wilayah
Pemilik SPBE Cimuning Bakal Dipanggil Usai Kebakaran Diduga Akibat Kebocoran
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura