Di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Rabu lalu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengakui situasinya tidak mudah. Tekanan dari dinamika geopolitik dan ekonomi global benar-benar terasa. Tapi, pesannya jelas: pemerintah tak akan berhenti berupaya menjaga fondasi sektor pariwisata nasional agar tetap kokoh.
Rapat kerja di Senayan, Jakarta, pada 1 April 2026 itu menjadi forum bagi Widiyanti untuk memaparkan langkah-langkah konkret. Fokus tahun ini, katanya, adalah membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan tentu saja, aman. Ada target ambisius di balik itu: meningkatkan keselamatan destinasi lewat sertifikasi pemandu, memetakan kawasan rawan bencana, dan tak kalah penting, mengembangkan lebih dari 6.200 desa wisata yang tersebar di seluruh Indonesia.
Namun begitu, tantangan di lapangan ternyata lebih berat dari yang dibayangkan. Widiyanti tak menampik dampak riil dari konflik di Timur Tengah. Baru-baru ini, penutupan wilayah udara Iran memicu gelombang pembatalan penerbangan. Sekitar 770 penerbangan yang menuju Jakarta, Bali, dan Medan terpaksa dibatalkan. Kerugiannya? Bisa mencapai Rp2,04 triliun. Angka yang tidak main-main.
“Dinamika geopolitik global tentu memberikan tekanan terhadap sektor pariwisata. Namun kami terus melakukan langkah-langkah mitigasi agar target kinerja pariwisata nasional tetap terjaga,” ujar Widiyanti.
Masalahnya tak cuma di sana. Harga minyak mentah dunia yang melonjak di atas USD102 per barel menambah beban. Industri transportasi mulai memberlakukan fuel surcharge, yang pada akhirnya bisa memengaruhi biaya perjalanan wisatawan.
Lalu, apa strateginya menghadapi ini semua? Kemenpar punya jurus jitu: pivot pasar. Mereka akan lebih gencar membidik wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur, plus pasar medium-haul lainnya. Semua itu demi mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara antara 16 hingga 17,6 juta orang di tahun 2026.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 3 April 2026 Sebagai Libur Nasional Jumat Agung
Tiga Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pria di Sukabumi Diringkus di Banten
Kemenkeu Dorong Papua Tengah Bentuk Dana Abadi Daerah untuk Ketahanan Fiskal
Pemerintah Proses Pemulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon