Mulai pertengahan April 2026 nanti, pegawai pemerintah Malaysia bakal banyak bekerja dari rumah. Kabinet baru saja menyetujui kebijakan work from home atau WFH ini untuk seluruh aparatur sipil negara.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengonfirmasinya lewat sebuah pernyataan video, Rabu malam (1/4).
Begitu kata Anwar. Soal teknis pelaksanaannya, seperti berapa hari dalam seminggu, akan dijelaskan kemudian. Tapi tujuannya jelas: menghemat bahan bakar dan menjaga stok energi negara agar lebih stabil.
Nah, rupanya langkah serupa juga sedang dijalankan oleh tetangga dekatnya, Indonesia. Pemerintah RI bahkan lebih dulu bergerak, dengan mewajibkan ASN bekerja dari rumah setiap hari Jumat. Kebijakan itu mulai berlaku sejak 1 April lalu.
Artikel Terkait
ASKI Luncurkan Enam Alat Kesehatan Digital, Dukung Kemandirian Industri Nasional
Pemerintah Tetap Pertahankan Harga BBM, Pertamina Tanggung Selisih
Anak Kandung dan Tetangga Tua Diduga Tewaskan Lansia dengan Mutilasi di Bulukumba
Pemprov Banten Terapkan WFH Jumat dengan Aplikasi Pengawasan Ketat