Menghadapi situasi itu, FAM jelas tidak tinggal diam. Mereka pun mengajukan banding ke CAS. Upaya itu tidak hanya sekadar meminta penangguhan hukuman, tapi juga disertai pengumpulan berbagai dokumen. Tujuannya, untuk membuktikan bahwa para pemain seperti Garces dan kawan-kawan memang memiliki ikatan darah Malaysia yang sah.
Namun begitu, perjuangan FAM dan ketujuh pemainnya belum usai. Mereka belum bisa benar-benar bernapas lega. Sebab, putusan akhir CAS masih menunggu. Ada kemungkinan CAS justru memutuskan mereka bersalah. Jika itu terjadi, konsekuensinya bisa lebih buruk.
Hukuman tambahan dari FIFA sangat mungkin menanti. Bahkan, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) juga berpeluang turun tangan memberikan sanksi. Imbasnya bisa panjang. Dua laga penting Malaysia melawan Nepal dan Vietnam pada Maret dan Juni 2025 terancam diulangi nasibnya: dinyatakan kalah WO. Kalau sampai terjadi, impian Malaysia untuk lolos ke Piala Asia 2027 hampir pasti buyar. Jadi, meski ada secercah harapan dari keputusan CAS hari ini, jalan mereka masih panjang dan penuh ketidakpastian.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas