Pesantren Kunci Utama Lahirkan Anak Santun dan Hormat pada Orang Tua, Begini Penjelasan Menag

- Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Pesantren Kunci Utama Lahirkan Anak Santun dan Hormat pada Orang Tua, Begini Penjelasan Menag
Berikut adalah hasil rangkuman ulang artikel dengan gaya SEO dan format HTML:

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan keprihatinan mendalam terkait kontroversi tayangan Trans7 yang diduga melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo. Menag menegaskan bahwa pesantren merupakan benteng moral bangsa yang telah melahirkan generasi ulama, pemimpin, dan tokoh nasional.

“Saya merasa sangat kaget dan prihatin dengan pemberitaan yang menempatkan pesantren secara negatif. Sekian ratus tahun pondok pesantren berkiprah mendidik manusia Indonesia agar menjadi masyarakat yang beradab,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan pusat pembentukan moral, karakter, dan kemanusiaan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga marwah pesantren serta menghindari narasi yang memberikan stigma negatif.

Menurutnya, tradisi pesantren mengajarkan kesantunan dan penghormatan, yang kemudian melahirkan budaya hormat kepada orang tua dan pemimpin. “Di mana ada rakyat yang santun, di sana biasanya ada pemimpin yang berwibawa. Suasana kebatinan seperti inilah yang dibentuk pondok pesantren,” tegasnya.

Kontroversi ini bermula dari viralnya segmen program ‘Xpose Uncensored’ Trans7 dengan judul provokatif yang dinilai melecehkan kehidupan santri. Tagar BoikotTrans7 pun menjadi trending di media sosial X (Twitter) sebagai bentuk protes warganet.

Sumber artikel asli: https://www.murianews.com/2025/10/15/541810/menag-prihatin-tayangan-trans7-duga-lecehkan-pesantren-lirboyo-ini-kata-dia.html

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar