Penjagaan ketat masih berlangsung di salah satu kompleks gedung perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, hingga Sabtu pagi. Puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) Polri terlihat berjajar rapi di depan gedung, mengarahkan pandangan mereka ke pintu masuk utama bangunan berfasad kaca tersebut.
Pengerahan pasukan berseragam loreng itu dimulai sejak Jumat (8/5) larut malam. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, suasana pengamanan tampak berlapis. Dua personel Brimob dengan atribut taktis lengkap helm, rompi antipeluru, masker, dan senjata laras panjang berdiri siaga tepat di ambang pintu masuk. Di sisi lain, beberapa petugas keamanan gedung berpakaian hitam juga turut bersiaga di titik-titik strategis.
Sementara itu, aktivitas warga di sekitar lokasi berlangsung seperti biasa. Beberapa orang yang melintas sempat terlihat kebingungan menyaksikan penjagaan superketat tersebut, namun mereka tetap melanjutkan perjalanan. Suasana berbeda terlihat di dalam area gedung yang dijaga. Dari luar, hanya tampak kursi-kursi yang tersusun rapi dan sebuah mikrofon dengan garis pembatas di area lobi, menandakan minimnya aktivitas di dalam.
Penjagaan dengan sistem pengamanan berlapis ini diduga kuat berkaitan dengan langkah penegakan hukum terhadap sebuah kasus besar yang tengah ditangani kepolisian. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Divisi Humas Polri maupun Bidang Humas Polda Metro Jaya mengenai tujuan pasti pengerahan pasukan tersebut. Redaksi telah berupaya meminta keterangan, namun pihak berwenang belum memberikan tanggapan.
Artikel Terkait
PDI-P Balik Serang Demokrat: Kritik Tak Harus Konstruktif, AHY Dinilai Beri Insinuasi
Menteri Hukum Paparkan Program Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia
Lonjakan Harga Pertamax Dorong Anak Muda Jakarta Beralih ke Transportasi Umum demi Hemat Biaya
Ledakan Keras di Prambanan Bikin Warga Panik, Ternyata Kembang Api untuk Acara Prewedding