Penyerang timnas Brasil, Neymar Jr, menangis haru setelah kembali membela Selecao di Piala Dunia 2026 saat menghadapi Skotlandia di Stadion Miami, Kamis (25/6) pagi WIB. Pemain berusia 34 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha dan langsung mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu suporter yang memadati stadion.
Momen Emosional di Stadion Miami
Neymar tak kuasa menahan tangis ketika memberi hormat kepada para penonton setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Brasil berhasil mengalahkan Skotlandia dengan skor telak 3-0 berkat dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha. Kemenangan ini sekaligus memastikan Selecao lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup C dengan raihan tujuh poin.
"Saya merasa sangat lega hari ini. Setelah pertandingan saya sedikit emosional dan menangis sendirian karena rasanya sangat menyenangkan bisa mengalami semua ini sekali lagi," kata Neymar dalam laman FIFA dikutip dari Antara News. Ia menyebut momen itu sebagai salah satu hari paling spesial dalam kariernya setelah melalui perjalanan panjang pemulihan cedera.
Setiap kali Neymar menyentuh bola, sorak sorai penonton menggema di Stadion Miami. Meski tidak memberikan kontribusi gol atau assist, kehadirannya di lapangan menjadi magnet tersendiri bagi laga tersebut. Pelatih Carlo Ancelotti mempercayakan Neymar untuk mengeksekusi bola-bola mati seperti tendangan bebas dan sepak pojok selama berada di lapangan selama lebih dari 15 menit.
Perjalanan 981 Hari Menuju Comeback
Kali terakhir Neymar berseragam Tim Samba adalah lebih dari tiga tahun silam, tepatnya saat melawan Uruguay dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2023. Cedera ligamen lutut yang dideritanya saat membela Al-Hilal membuatnya absen selama 981 hari dari skuad utama Brasil dan nyaris membuatnya kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026.
"Hampir tiga tahun saya jauh dari Brasil. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan ini hari ini. Saya berjuang keras untuk berada di sini dan menjalani semua momen ini. Saya sangat emosional dan bahagia bisa kembali," ujar Neymar dikutip dari laman resmi FIFA. Ia mengaku merindukan atmosfer bersama tim nasional dan telah lama menantikan kesempatan untuk kembali membela Selecao di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Pemanggilan Neymar ke skuad Piala Dunia 2026 sempat menjadi kontroversi di Brasil. Pelatih Carlo Ancelotti diklaim lebih memilih Neymar yang rawan cedera ketimbang Joao Pedro yang bersinar bersama Chelsea. Ancelotti sendiri memilih merahasiakan kondisi Neymar selama fase grup dan baru memainkannya di laga penentu melawan Skotlandia. Keputusan itu terbukti tepat karena Brasil tetap tampil dominan tanpa harus memaksakan Neymar sejak menit awal.
Dukungan Penuh dari Rekan Setim
Vinicius Junior, yang menjadi bintang kemenangan Brasil lewat dua golnya, secara khusus mendedikasikan gol tersebut untuk Neymar. Penyerang Real Madrid itu menilai kembalinya Neymar memberikan energi positif bagi seluruh skuad Selecao di babak gugur nanti. Hubungan keduanya yang sudah terbina sejak sama-sama bermain di Liga Spanyol turut memperkuat chemistry di lini depan Brasil.
"Dia (Neymar) adalah pemain paling penting dalam sejarah Brasil bersama Pele dan Ronaldo. Melihatnya kembali bermain dan meneteskan air mata setelah pertandingan membuat kami semua terharu," kata Vinicius Junior seusai pertandingan dikutip dari CNN Indonesia. Suporter Brasil yang hadir di Stadion Miami juga terus meneriakkan nama Neymar saat pemain bernomor punggung 10 itu melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Momen itu terekam kamera dan langsung viral di media sosial.
Langkah Brasil Menuju Babak 32 Besar
Kemenangan atas Skotlandia memastikan Brasil lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup C dengan raihan tujuh poin. Maroko juga lolos dari grup yang sama dengan koleksi poin yang sama setelah mengalahkan Haiti. Sementara Skotlandia harus puas finis di posisi ketiga dan masih menunggu hasil tim peringkat tiga dari grup lain untuk menentukan nasib mereka.
"Ini kelompok pemain yang luar biasa. Kami berkembang di setiap pertandingan dan itu yang terpenting. Kami memang masih sedikit jauh dari tujuan utama, tetapi pada saat yang sama kami semakin dekat. Kami harus mempersiapkan diri untuk melangkah sejauh mungkin," kata Neymar dikutip dari Antara News.
Selecao selanjutnya akan menghadapi tim peringkat kedua Grup F pada babak 32 besar yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Senin (29/6) waktu setempat. Grup F sendiri masih menyisakan persaingan sengit antara Belanda, Jepang, dan Swedia di pertandingan terakhir. Brasil datang ke babak gugur dengan modal kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan di dua laga terakhir fase grup. Neymar diperkirakan akan mendapatkan lebih banyak menit bermain di babak gugur seiring meningkatnya kebugaran fisiknya.
Artikel Terkait
David de Gea Tolak Juventus: Hanya Mau Tinggalkan Fiorentina untuk Manchester United
Madibo Dilarang Lima Laga: Tekel Brutal yang Hancurkan Piala Dunia Kanada
Haaland Cetak 4 Gol dalam Dua Laga, Norwegia Pastikan Tiket ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Paraguay Selangkah Lagi ke Babak 32 Besar: La Albirroja Hadapi Australia di Laga Penentu Grup D