Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik di wilayah pedesaan. Di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, kehadiran program ini membawa secercah harapan baru bagi warga kurang mampu yang selama ini menghuni rumah tidak layak huni.
Di tengah pengerjaan jalan sepanjang 4,7 kilometer, pembuatan sumur bor, hingga renovasi rumah ibadah, perhatian masyarakat justru tertuju pada program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sejumlah anggota Satgas TMMD bersama warga setempat terlihat bergotong royong memasang atap dan memperbaiki bagian-bagian rumah yang rusak.
Program RTLH ini menjadi salah satu prioritas utama pelaksanaan TMMD tahun ini sekaligus mendukung program gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran personel TNI di desa terpencil tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0420/Sarko, Yakhya Wisnu Arianto, menyatakan bahwa pemasangan atap merupakan tahapan krusial agar rumah warga menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
"Melalui program TMMD ini, kami berharap rumah warga Desa Seko Besar yang mendapat program pembangunan RTLH sebanyak lima rumah menjadi lebih layak huni dan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya," ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Kebahagiaan dari program tersebut dirasakan langsung oleh para penerima bantuan. Salah satunya, Kiki, yang mengaku terharu melihat rumahnya kini berubah menjadi jauh lebih baik.
"Saya seperti bermimpi rumah saya ini jadi bagus. Terima kasih bapak TNI, berkat bapak-bapak TNI rumah saya jadi layak huni," kata Kiki dengan mata berkaca-kaca.
TMMD ke-128 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selain menyasar pembangunan fisik, program ini juga menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang langsung dirasakan warga di pelosok Jambi.
Editor: Hendra Wijaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
PKS Salurkan Bantuan Pendidikan dan Apresiasi 24 Guru Inspiratif di Hardiknas 2026
Balita Hilang Terseret Arus Sungai Cisimeut di Lebak, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal
Kekerasan Seksual Anak Kian Marak di Ruang Digital, Anak Minta Perlindungan Hukum Lebih Kuat
PKS Luncurkan Akademi Pemimpin Muda, Tekankan Kader Berlandaskan Spiritualitas Bukan Sekadar Kemenangan Elektoral