Dari 264 pelabuhan yang dipantau, ada 15 titik utama yang mendapat perhatian khusus. Pelabuhan-pelabuhan dengan volume lalu lintas tertinggi itu, termasuk Batam, mendapatkan inspeksi langsung dari Ditkapel. Intinya jelas: memastikan keselamatan.
Budi juga menyoroti kewajiban operator. "Seluruh operator kapal wajib memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi optimal tanpa pengecualian, terutama menjelang periode puncak angkutan," katanya.
Di sisi lain, dia menekankan bahwa kerja sama semua pihak mutlak diperlukan. Sinergi antara regulator, perusahaan pelayaran, dan nahkoda di lapangan dinilai krusial untuk menciptakan pelayaran yang benar-benar aman dan bisa diandalkan masyarakat.
Jadi, persiapan mudik lebaran tahun depan sudah dimulai dari laut. Pemerintah ingin semuanya berjalan lancar, tanpa ada cerita-cerita miring soal keselamatan.
Artikel Terkait
Prabowo Pelajari Opsi Penghematan Energi, Termasuk WFH hingga Potong Gaji Pejabat
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti