Nah, posisi ini rupanya sejalan dengan apa yang diinginkan pimpinan Polri sendiri. Sebelumnya, dalam rapat yang sama, Kapolri Listyo Sigit Prabowo sudah menyatakan penolakannya terhadap wacana memasukkan Polri ke dalam struktur kementerian. Baginya, koordinasi langsung dengan presiden adalah yang paling ideal.
Alasannya sederhana tapi masuk akal: efektivitas. Dengan wilayah Indonesia yang begitu luas, ribuan pulau yang harus dijaga, Polri butuh kelincahan dan fleksibilitas dalam bertindak.
"Dengan posisi seperti sekarang, di bawah Presiden langsung, tugas kita bisa lebih maksimal. Lebih fleksibel juga," ujar Jenderal Listyo.
Jadi, untuk sementara, wacana perubahan bentuk itu tampaknya sudah mendapat jawaban yang tegas. Polri tetap seperti adanya, dengan presiden sebagai komando tertingginya.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas