Nah, posisi ini rupanya sejalan dengan apa yang diinginkan pimpinan Polri sendiri. Sebelumnya, dalam rapat yang sama, Kapolri Listyo Sigit Prabowo sudah menyatakan penolakannya terhadap wacana memasukkan Polri ke dalam struktur kementerian. Baginya, koordinasi langsung dengan presiden adalah yang paling ideal.
Alasannya sederhana tapi masuk akal: efektivitas. Dengan wilayah Indonesia yang begitu luas, ribuan pulau yang harus dijaga, Polri butuh kelincahan dan fleksibilitas dalam bertindak.
"Dengan posisi seperti sekarang, di bawah Presiden langsung, tugas kita bisa lebih maksimal. Lebih fleksibel juga," ujar Jenderal Listyo.
Jadi, untuk sementara, wacana perubahan bentuk itu tampaknya sudah mendapat jawaban yang tegas. Polri tetap seperti adanya, dengan presiden sebagai komando tertingginya.
Artikel Terkait
Purbaya Pasang Harapan Besar pada Deputi Gubernur BI Baru
Ketika Telinga Tak Lagi Mendengar, Musik Lahir dari Getaran Jiwa
Kemenhaj Desak MUI: Haji Pakai Uang Korupsi dan Visa Ilegal Haram!
Tanah Tak Stabil Hambat Evakuasi Korban Longsor Pasirlangu