Namun begitu, target tinggi tentu butuh aksi nyata. Untuk itu, manajemen telah menyiapkan sederet langkah strategis sepanjang 2026 dengan nilai investasi yang fantastis, mencapai belasan triliun rupiah.
Rencananya, pada semester kedua tahun depan, BTN akan melakukan penguatan modal sebesar Rp2 triliun. Mereka juga berencana menerbitkan wholesale funding senilai Rp4 triliun, yang pelaksanaannya bakal bertahap dari semester I hingga II.
Tidak berhenti di situ. Ekspansi bisnis lewat pembentukan anak usaha juga masuk dalam agenda. Ada dua yang sedang dipersiapkan. Pertama, anak usaha di bidang asuransi umum dengan kebutuhan modal sekitar Rp250 miliar. Lalu, yang lebih besar, adalah pendirian anak usaha perusahaan pembiayaan dengan investasi antara Rp3 sampai Rp5 triliun. Keduanya ditargetkan tuntas dan beroperasi pada semester II 2026.
Jelas, BTN tidak mau setengah-setengah. Dengan kondisi keuangan yang sudah dibenahi dan segepok rencana investasi ini, mereka berharap bisa mewujudkan optimisme yang diumumkan Nixon di hadapan para wakil rakyat itu.
Artikel Terkait
BGN Buka Pintu Lebar, Unggah Menu MBG Anak di Medsos Boleh Saja!
28 Perusahaan Terbebani Denda Triliunan Rupiah Atas Pelanggaran Lingkungan Berat
Thomas Djiwandono Hadapi Uji Kelayakan, Kursi Deputi Gubernur BI Diperebutkan Tiga Nama
KLH Tuntut Enam Perusahaan Rp4,9 Triliun, Dituding Perparah Bencana di Sumatra