Armada AS Berlabuh di Timur Tengah, Trump Kirim Sinyal Keras ke Teheran

- Senin, 26 Januari 2026 | 07:35 WIB
Armada AS Berlabuh di Timur Tengah, Trump Kirim Sinyal Keras ke Teheran

Faktor lain adalah perlindungan terhadap sekutu. Penempatan kapal induk dan kapal perusak, yang dilengkapi jet tempur canggih seperti F-35 dan F-18, punya misi jelas: menjaga kepentingan AS dan kawan-kawannya di kawasan jika situasi benar-benar meledak.

Bagaimana tanggapan Iran? Sangat keras, tentu saja.

Peringatan seperti itu bukan main-main. Ini mempertegas risiko bahwa perang urat saraf bisa berubah jadi baku tembak nyata hanya karena satu kesalahan kecil dari kedua belah pihak.

Jadi, apakah ini sinyal perang atau cuma gertakan belaka? Banyak pengamat meyakini ini lebih ke perang psikologis ala Trump. Belum tentu akan ada serangan militer langsung dalam waktu dekat. Retorika keras AS sebelumnya sempat mereda ketika demo di Iran mengendur, menunjukkan bahwa tekanannya bersifat situasional.

Intinya, perang terbuka antara AS dan Iran masih jauh dari kepastian. Tapi langkah Trump kali ini menyampaikan pesan yang gamblang: Washington tak ragu menggunakan kekuatan militernya sebagai alat politik. Entah untuk menekan, atau sekadar menambah bobot di meja perundingan. Semuanya tergantung pada langkah Iran selanjutnya.


Halaman:

Komentar