Setelah London, Presiden terbang ke Davos, Swiss. Agenda utamanya adalah menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Forum tahunan itu selalu ramai dengan pembahasan ekonomi global, tapi tahun ini ada perkembangan lain yang menarik perhatian.
Di tengah hiruk-pikuk WEF, Prabowo memutuskan untuk menerima tawaran bergabung dengan "Board of Peace" atau Dewan Perdamaian Dunia. Inisiatif ini digagas oleh Presiden AS Donald Trump.
Menurut penjelasan dari pihak istana, langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Indonesia di panggung dunia. Kita ingin aktif menjaga stabilitas global, terutama untuk isu-isu seperti perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
Prancis menjadi tujuan terakhir. Di Paris, Prabowo bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. Pertemuan kedua pemimpin ini, seperti dilaporkan, lebih fokus pada penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Detailnya masih dibahas, tapi nuansanya positif.
Kini, setelah mendarat dengan selamat, agenda Presiden di tanah air kembali menunggu. Kunjungan ke tiga negara Eropa itu jelas meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah, sekaligus harapan untuk kerja sama yang lebih konkret di masa depan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas