Pencalonan Thomas Djiwandono, atau yang akrab disapa Tommy, sebagai Deputi Gubernur BI ramai jadi perbincangan. Tak bisa dimungkiri, isu profesionalisme selalu mengemuka ketika figur berlatar belakang politik masuk ke dalam jajaran bank sentral. Namun begitu, dari internal pemerintahan sendiri, justru muncul dukungan yang cukup kuat.
Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, termasuk yang tak mempersoalkan pencalonan ini. Dia sendiri punya pengalaman serupa, pernah menjabat sebagai Wamenkeu sebelum memimpin LPS. Menurut Anggito, Tommy punya integritas dan profesionalisme yang tak perlu diragukan lagi.
"Saya cukup lama bekerja sama dengan Pak Tommy," ujar Anggito.
Dia melanjutkan, meski saat itu Tommy membawa label dari partai politik, dalam kerja sama sehari-hari hal itu tak pernah terasa. "Saya tidak pernah mendengar satu kata pun ataupun satu tindakan-tindakan yang mengatasnamakan (politik)," tegasnya dalam konferensi pers di Kantor LPS, Jakarta, Kamis lalu.
Berdasarkan pengamatannya, Tommy dinilainya selalu bisa memisahkan dengan tegas mana urusan negara dan mana yang berkaitan dengan politik. Itu yang dia lihat langsung selama bekerja sama di Kementerian Keuangan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas