"Tahun ini belum kita bisa kita gunakan. Kemarin kita sudah koordinasi dengan Danantara 2026 kita belum bisa menggunakan, karena Novotel itu yang baru dibeli itu baru selesai proses pembeliannya sekitar bulan April," kata Dahnil.
Lalu, bagaimana dengan pembangunan tower-tower baru lainnya? Prosesnya ternyata masih di tahap paling awal. Dahnil menyebutkan, untuk pembangunan di lahan yang sudah ada, saat ini baru masuk tahap penawaran atau bidding. Artinya, pembangunan fisiknya sendiri belum juga dimulai.
"Belum (dibangun), baru mulai, baru bidding. Untuk yang tower tanah itu baru bidding," pungkasnya.
Jadi, jalan menuju kampung haji mandiri Indonesia di Tanah Suci masih panjang. Target 2028 untuk penggunaan sebagian tower pun masih berupa harapan yang perlu dibarengi dengan percepatan proses yang tak sederhana.
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Money Changer, Lacak Aliran Dana Korupsi Ekspor Limbah Sawit
Misteri Kematian Penumpang Perempuan di Peron Stasiun Gondangdia
Personel TNI-Polri untuk Haji 2025 Melonjak Dua Kali Lipat
Pabrik Hino Purwakarta Sepi, Hanya 25% Kapasitas Terpakai Akibat Banjir Truk China