Harapan itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, di sela-sela kunjungannya ke Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026). Ia berharap setidaknya satu atau dua tower di kampung haji Arab Saudi sudah bisa dihuni jemaah saat musim haji 2028 nanti. "Kita berharap tahun 2028 itu ada satu, dua tower yang bisa dipakai walaupun belum semua. Harapan kita seperti itu," ujar Gus Irfan, sapaan akrabnya.
Namun begitu, ia mengaku belum bisa memastikan kapan tepatnya tower-tower itu akan beroperasi penuh. Soal wewenang dan timeline proyek, menurutnya, sepenuhnya ada di tangan Danantara.
"Kampung Haji itu domainnya Danantara. Jadi kapan bisa digunakan nanti mohon tanya ke Danantara," tegasnya.
Harapan untuk 2028 itu tampaknya memang masih cukup jauh. Pasalnya, untuk haji tahun depan saja, aset yang dimaksud belum bisa dimanfaatkan. Pernyataan ini sebelumnya juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dahnil menjelaskan, proses pembelian hotel Novotel yang akan jadi bagian dari kampung haji di Makkah, baru diperkirakan selesai sekitar April 2026. Jelas sudah, waktu yang tersisa terlalu mepet untuk mempersiapkannya bagi musim haji tahun itu.
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Money Changer, Lacak Aliran Dana Korupsi Ekspor Limbah Sawit
Misteri Kematian Penumpang Perempuan di Peron Stasiun Gondangdia
Personel TNI-Polri untuk Haji 2025 Melonjak Dua Kali Lipat
Pabrik Hino Purwakarta Sepi, Hanya 25% Kapasitas Terpakai Akibat Banjir Truk China