Nada suaranya terdengar getir. "Bagi saya ini politis, kawan-kawan berpikir dulu Kapolri itu siapa diangkat oleh presiden," ungkapnya lagi, menyiratkan sesuatu.
Di sisi lain, Damai bersikukuh bahwa dirinya tak bersalah. Meski begitu, ia mengakui berada dalam situasi yang serba sulit. Tekanan datang dari mana-mana.
"Saya memang dalam posisi serba salah. Mungkin publik berharap kepada saya dan Eggi untuk terus berjuang, diharapkan kami, tapi saya tidak bersalah dengan Eggi, hanya posisi serba salah. Posisi saya yang salah, tapi saya tidak salah," katanya, mencoba menjelaskan kerumitan yang ia rasakan.
Kini, statusnya sudah bukan tersangka lagi. Tapi pertanyaan besarnya tetap menggantung: mengapa semua ini bisa terjadi?
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas