Nada suaranya terdengar getir. "Bagi saya ini politis, kawan-kawan berpikir dulu Kapolri itu siapa diangkat oleh presiden," ungkapnya lagi, menyiratkan sesuatu.
Di sisi lain, Damai bersikukuh bahwa dirinya tak bersalah. Meski begitu, ia mengakui berada dalam situasi yang serba sulit. Tekanan datang dari mana-mana.
"Saya memang dalam posisi serba salah. Mungkin publik berharap kepada saya dan Eggi untuk terus berjuang, diharapkan kami, tapi saya tidak bersalah dengan Eggi, hanya posisi serba salah. Posisi saya yang salah, tapi saya tidak salah," katanya, mencoba menjelaskan kerumitan yang ia rasakan.
Kini, statusnya sudah bukan tersangka lagi. Tapi pertanyaan besarnya tetap menggantung: mengapa semua ini bisa terjadi?
Artikel Terkait
Ditjen Pajak Amankan Rp245 Miliar dari 42 Oknum Internal, Aturan Baru Bakal Diterbitkan
Beckham Putra Soroti Pendekatan Personal John Herdman di Awal Masa Tugas
OJK Kini Bisa Gugat Pelaku Usaha yang Rugikan Konsumen
Laporan Pajak 2025 Baru Tembus 372 Ribu, Aktivasi Akun Digital Justru Tembus 12 Juta