Tahun 2025 ternyata belum jadi tahun yang cerah untuk pasar kendaraan niaga di Indonesia. Angkanya menyusut: total penjualan hanya 64.181 unit, atau turun sekitar 12% dibanding tahun sebelumnya. Suasana pasarnya terasa lesu, tak menggeliat.
Namun begitu, di tengah tekanan itu, ada yang masih bisa bertahan dengan cukup baik. PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), misalnya, berhasil mempertahankan cengkeramannya di beberapa segmen kunci. Mereka tak ikut-ikutan terpuruk.
Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan, mengaku pencapaian ini berutang besar pada kepercayaan pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan bisnisnya kepada Hino. Kepercayaan inilah yang membuat Hino mampu mempertahankan posisi sebagai market leader medium duty truck selama 25 tahun berturut-turut,”
ujar Susilo dalam sebuah keterangan.
Jagoan mereka, Hino 500 Series, lagi-lagi jadi penyumbang utama. Sepanjang tahun lalu, seri ini laku 11.710 unit dan menguasai 56% pasar di kelas truk menengah. Kenaikannya tipis sih, tapi cukup untuk mengukir rekor: seperempat abad Hino memimpin kelas itu tanpa jeda.
Kalau ditotal semua, Hino Indonesia menjual 20.517 unit sepanjang 2025. Angka itu datang dari beragam lini, mulai dari seri 300, 500, bus, hingga seri 700 yang berat. Mereka menyasar banyak sektor, dari logistik dan konstruksi sampai ke pertambangan.
Artikel Terkait
Dasco Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Agenda DPR Tahun Ini
Eggi Sudjana Bawa Mobil Mewah di Malaysia, Padahal di Indonesia Pakai Kursi Roda
Denza B5 PHEV Siap Gempur Pasar Indonesia, Unit Sudah Pakai Bahasa Lokal
Harga Pangan Turun Merata, Ikan Tongkol Sendiri yang Naik