“Genangan yang kerap muncul saat hujan harus diantisipasi sejak dini, dan percepatan proyek fisik menjadi kunci,” tegas Herlina dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/11/2025).
Ia tak main-main soal ini. Progres pekerjaan, mulai dari pembangunan rumah pompa, pelebaran saluran, hingga box culvert, harus dipastikan berjalan tanpa hambatan. Yang penting, proyek ini harus selesai sebelum puncak musim hujan tiba. Urgensi penyelesaiannya benar-benar ditegaskannya.
“Kami mendorong seluruh proyek selesai tepat waktu. Warga menunggu hasilnya, apalagi puncak musim hujan diprediksi datang awal tahun depan,” tambahnya lagi.
Bagi Herlina, kesiapan infrastruktur ini bukan cuma urusan teknis belaka. Lebih dari itu, ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga sehari-hari.
“Komisi C akan terus mengawal agar semuanya berjalan sesuai target,” tegasnya mantap.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, membeberkan tiga parameter utama genangan: tinggi, luas, dan lama genangan. Untuk mengatasi durasi genangan yang berkepanjangan, Pemkot membangun tujuh rumah pompa di titik-titik rawan.
“Untuk mengantisipasi lamanya genangan, dibangun rumah pompa di tujuh lokasi pada tahun 2025 untuk menambah kecepatan dan debit aliran air,” jelas Syamsul.
Lokasinya tersebar di Dukuh Menanggal, Margorejo, A. Yani, belakang CITO Menanggal, Ketintang, Karah Jawa Pos, dan Tengger. Pengerjaannya sendiri terus dikebut agar bisa rampung akhir tahun ini.
“Progres seluruh pembangunan rata-rata mencapai 60 persen dan ditargetkan sudah berfungsi dengan baik pada akhir Desember 2025,” imbuhnya.
Selain rumah pompa, upaya lain juga dilakukan. Peningkatan kapasitas saluran dikerjakan untuk menekan tinggi dan luas genangan.
“Untuk mengantisipasi tinggi dan luas genangan, kami membangun box culvert dan melebarkan saluran dengan CCSP atau sheet pile beton. Intinya, kami menambah kapasitas tampungan dan memindahkan genangan di permukaan ke dalam saluran yang telah kami bangun,” pungkas Syamsul.
Beberapa pekerjaan besar yang sedang digarap antara lain Box Culvert Diversi Gunungsari-Taman Cahaya di Benowo Raci, Box Culvert Jetis Seraten, Box Culvert Gayungsari arah Masjid Agung, Box Culvert Gayungsari Barat, serta pelebaran saluran CCSP Prapen.
Artikel Terkait
WIPO Tetapkan Tema Olahraga dan Inovasi untuk Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026
Iran Bantah Rencana Pertemuan Langsung dengan AS di Pakistan
Tangerang Hawks Raih Tiga Kemenangan Beruntun di IBL 2026 Usai Bungkam Satya Wacana
Fairuz dan Imam Akhiri Laga dengan Kemenangan Perdana di Asian Beach Games 2026