Sabtu malam di Teheran tak seperti biasanya. Suara sirene dan dentuman keras mengoyak langit, menandai eskalasi militer yang tiba-tiba dari Amerika Serikat dan Israel. Dalam serangan rudal yang mengguncang ibu kota Iran itu, media pemerintah setempat melaporkan sebuah kabar mengejutkan: mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad dinyatakan tewas.
Ia bukan satu-satunya korban. Menurut laporan singkat kantor berita resmi Iran, Ahmadinejad meninggal bersama beberapa rekan yang berada di lokasi. Meski rincian lengkapnya masih ditunggu, sejumlah media yang dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sudah mengonfirmasi hal serupa. Tiga anggota tim pengamanan sang mantan presiden juga ikut menjadi korban dalam serangan malam itu.
Di sisi lain, dari kubu Israel, pernyataan resmi justru terdengar lebih gamblang. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Effie Defrin, pada Minggu menyatakan bahwa serangan pembuka dalam operasi ini berhasil menewaskan 40 komandan senior Iran hanya dalam waktu satu menit.
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Ganggu Pengiriman Emas Dubai, Harga Meroket
Imsak Bogor Hari Ini Pukul 04.33 WIB, Subuh 04.43 WIB
Pemerintah Jamin Akomodasi dan Perpanjangan Visa Jamaah Umroh Terdampak Konflik
Presiden Iran Ancam Balas Dendam ke AS dan Israel Usai Kematian Khamenei