Media Oman Kritik Pedas Pertahanan Timnasnya Usai Dibantai Indonesia 3-0

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:30 WIB
Media Oman Kritik Pedas Pertahanan Timnasnya Usai Dibantai Indonesia 3-0

Kekalahan telak dari Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday belum lama ini masih menyisakan luka mendalam bagi publik sepak bola Oman. Bahkan, salah satu media terkemuka di negara Timur Tengah itu secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap performa tim nasionalnya yang dinilai jauh dari harapan.

Media Oman, Alwatan Oman, dalam laporan terbarunya menilai penampilan skuad berjuluk The Reds saat menghadapi Indonesia sangat mengecewakan. Mereka menyebut hampir seluruh lini permainan tampil buruk, dengan sektor pertahanan menjadi titik lemah yang paling mencolok. Menurut media tersebut, kekalahan 0-3 dari Indonesia bukan sekadar hasil buruk dalam laga persahabatan biasa, melainkan cerminan dari berbagai masalah lama yang kembali muncul dan belum kunjung terselesaikan.

“The Reds mengalami kekalahan telak dan menyakitkan tadi malam, kalah 3-0 dari tim Indonesia, yang hampir saja menambah skor lebih dari itu, setelah penampilan yang sangat negatif dari seluruh lini tim kita, terutama lini pertahanan yang bobrok,” tulis Alwatan Oman dalam laporannya, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Kritik tajam itu muncul setelah Oman gagal mengimbangi permainan agresif Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam laga tersebut, skuad Garuda tampil dominan dan berhasil mencetak tiga gol melalui aksi Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Media Oman bahkan menyebut pertahanan tim nasionalnya masih memperlihatkan kelemahan yang selama ini kerap menghancurkan harapan publik sepak bola setempat.

Saat ini, Oman memang tengah menjalani pemusatan latihan di Jakarta sebagai bagian dari program persiapan jangka panjang. Tim asuhan Tariq Sektioui sedang membangun fondasi baru untuk menghadapi Piala Teluk ke-27, Kejuaraan Asia Barat, hingga Piala Asia 2027. Karena itulah, media Oman menilai pertandingan melawan Indonesia seharusnya menjadi kesempatan bagi pelatih baru mereka untuk menunjukkan perkembangan tim sejak mengambil alih jabatan.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Penampilan Oman dianggap belum menunjukkan perubahan signifikan dan malah mengingatkan pada sejumlah kekalahan buruk yang pernah mereka alami di masa lalu. Kekalahan ini pun menjadi tamparan keras bagi upaya pembangunan kembali tim sepak bola Oman di bawah kepelatihan yang baru.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar