Pedagang Cilok Tewas Bersimbah Luka di Kontrakan Tangerang, Polisi Tangkap Ayah dan Anak sebagai Terduga Pelaku

- Senin, 08 Juni 2026 | 00:20 WIB
Pedagang Cilok Tewas Bersimbah Luka di Kontrakan Tangerang, Polisi Tangkap Ayah dan Anak sebagai Terduga Pelaku

Seorang pedagang cilok berinisial P (33) ditemukan tewas dengan delapan luka sayatan di tubuhnya di dalam sebuah kontrakan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Polisi kemudian menangkap dua terduga pelaku yang tak lain adalah ayah dan anak, masing-masing berinisial BT (41) dan MS (17), yang diduga kuat terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.

Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengungkapkan bahwa motif di balik peristiwa tragis ini adalah dendam. Pelaku MS, yang juga berprofesi sebagai pedagang cilok, mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena merasa tertekan dan terancam.

"Korban dan pelaku adalah teman satu profesi, sama-sama berjualan cilok. Korban kerap meminjam uang kepada pelaku dan mengancam apabila permintaannya tidak dipenuhi," kata Andi kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Menurut keterangan polisi, hubungan antara korban dan pelaku tidak setara. Korban merasa lebih senior dalam profesi tersebut, sementara MS baru beberapa hari bekerja dan tinggal di kontrakan yang sama. Situasi ini dimanfaatkan korban untuk terus meminta pinjaman uang dengan disertai ancaman.

"Itu merupakan keterangan dari pelaku. Dia mengaku sering dimintai uang dan diancam oleh korban apabila tidak menuruti keinginannya," jelas Andi.

Sebelum jasad korban ditemukan, seorang saksi bernama Septiana datang untuk mengecek kondisi P di tempat tinggalnya. Saat tiba di lokasi, pintu kontrakan dalam keadaan terkunci dengan gerobak cilok terparkir di depan bangunan. Kecurigaan pun muncul hingga akhirnya jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Dari hasil identifikasi, ditemukan delapan luka sayatan pada tubuh korban yang diduga akibat sabetan senjata tajam. Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, mengatakan bahwa kedua terduga pelaku ditangkap di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026). Keduanya diduga hendak melarikan diri ke Jawa Tengah.

"Benar bahwa dua terduga pelaku sudah kami amankan. Saat diamankan tidak ada perlawanan," kata Syaiful.

Ia mengungkapkan bahwa kedua pelaku merupakan ayah dan anak. MS (17) diketahui tinggal satu kontrakan dengan korban dan sama-sama berprofesi sebagai pedagang cilok, sementara BT adalah ayah kandungnya yang ikut terlibat dalam peristiwa tersebut.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar