“Untuk mengantisipasi lamanya genangan, dibangun rumah pompa di tujuh lokasi pada tahun 2025 untuk menambah kecepatan dan debit aliran air,” jelas Syamsul.
Lokasinya tersebar di Dukuh Menanggal, Margorejo, A. Yani, belakang CITO Menanggal, Ketintang, Karah Jawa Pos, dan Tengger. Pengerjaannya sendiri terus dikebut agar bisa rampung akhir tahun ini.
“Progres seluruh pembangunan rata-rata mencapai 60 persen dan ditargetkan sudah berfungsi dengan baik pada akhir Desember 2025,” imbuhnya.
Selain rumah pompa, upaya lain juga dilakukan. Peningkatan kapasitas saluran dikerjakan untuk menekan tinggi dan luas genangan.
“Untuk mengantisipasi tinggi dan luas genangan, kami membangun box culvert dan melebarkan saluran dengan CCSP atau sheet pile beton. Intinya, kami menambah kapasitas tampungan dan memindahkan genangan di permukaan ke dalam saluran yang telah kami bangun,” pungkas Syamsul.
Beberapa pekerjaan besar yang sedang digarap antara lain Box Culvert Diversi Gunungsari-Taman Cahaya di Benowo Raci, Box Culvert Jetis Seraten, Box Culvert Gayungsari arah Masjid Agung, Box Culvert Gayungsari Barat, serta pelebaran saluran CCSP Prapen.
Artikel Terkait
Paket All In Rp 23 Miliar yang Gagal, Pimpinan KPP Jakut Jadi Tersangka Suap Pajak
Iran Balas Ancaman Trump: AS dan Israel Jadi Sasaran Sah
Cemburu Buta Berujung Aib: Pacar Dianiaya dan Dipermalukan di Kendari
Iran Ancam AS dan Israel, Korban Kerusuhan Tembus 500 Jiwa