Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Bukti Nyata Peningkatan Konektivitas DIY
Kulon Progo, Rabu, 19 November
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan operasional Jembatan Kabanaran di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu siang. Kedatangan Presiden di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB disambut antusias oleh sejumlah pejabat setempat.
Tampil dengan kemeja safari cokelat lengkap dengan topi dan kacamata hitam, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah pimpinan kabinet. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya hadir mendampingi langkah kepala negara.
Fokus Infrastruktur: Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya proyek strategis nasional ini dalam agenda pembangunan pemerintah.
Sesampainya di lokasi, Presiden langsung disambut oleh jajaran menteri terkait dan pimpinan daerah, termasuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Prabowo kemudian melakukan peninjauan langsung ke badan jembatan sambil berdialog dengan Menteri PU dan para pejabat mengenai detail teknis dan dampak pembangunannya.
Jembatan Kabanaran, yang membentang sepanjang 2,3 kilometer, menjadi penghubung vital antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Posisinya yang strategis di sisi Pantai Laut Selatan (Pansela) tidak hanya meningkatkan akses transportasi tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang memukau.
Sebagai sentuhan budaya, di tengah-tengah jembatan terdapat sebuah Gunungan dengan warna cokelat keemasan yang dihiasi corak ukiran batik, menyimbolkan kearifan lokal Yogyakarta yang kental.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam kesempatan tersebut mengonfirmasi bahwa anggaran pembangunan jembatan ini mencapai sekitar Rp 860 miliar. "Dan semua mengarah ke konektivitas dan sebagai bukti nyata dari Asta Cita pak presiden," tegas Dody kepada awak media, menekankan keselarasan proyek ini dengan visi pembangunan nasional.
"Saya sangat terkesan dengan keindahan ini, luar biasa juga desainnya sangat luar biasa. Semoga Yang Maha Kuasa selalu menyertai rakyat Yogyakarta," - Presiden Prabowo Subianto.
Peresmian Jembatan Kabanaran ini dinilai tidak hanya sebagai pencapaian di bidang infrastruktur, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan ekonomi berbasis konektivitas dan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Artikel Terkait
Kelebihan Biaya Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo Ditanggung Pribadi, Klaim Sekretaris Kabinet
Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari
Ruben Onsu Hentikan Nafkah ke Sarwendah karena Tak Dapat Akses Temui Anak
Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, 55 Warga Mengungsi