Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan mekanisme di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu langsung dengan pemimpin dunia dalam berbagai forum internasional. Dalam pernyataannya, Teddy menjelaskan bahwa Presiden memiliki pertimbangan matang untuk menentukan kapan pertemuan tatap muka diperlukan dan kapan komunikasi melalui sambungan telepon sudah mencukupi.
"Kemudian yang terakhir, masalah pertemuan dengan kepala negara lain di event-event tertentu," kata Teddy melalui video yang diunggah di akun media sosial Sekretariat Kabinet pada Senin, 1 Juni 2026.
Penjelasan tersebut disampaikan Teddy sebagai respons terhadap masukan dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, yang sebelumnya memberikan sejumlah saran terkait kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. Salah satu poin penting yang disampaikan Dino adalah mengenai efektivitas pertemuan bilateral, di mana beberapa pembicaraan dinilai dapat dilakukan melalui sambungan telepon tanpa harus melibatkan perjalanan dinas ke luar negeri.
Menurut Teddy, setiap keputusan untuk bertemu langsung dengan pemimpin negara lain dalam acara tertentu didasarkan pada skala prioritas yang telah ditetapkan. Ia menambahkan bahwa penentuan prioritas tersebut tidak lepas dari masukan dan saran dari Menteri Luar Negeri, Sugiono.
Artikel Terkait
Kebakaran Besar di Kemayoran Hanguskan Permukiman Padat, 33 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Kemayoran, Lalu Lintas Dialihkan
PSSI Targetkan Gelar Juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk Akhiri Kutukan Enam Kali Runner-up
Timnas U-19 Menang 3-0 atas Myanmar di Laga Perdana Piala AFF, Nova Arianto Soroti Performa yang Belum Ideal