Suasana malam yang tenang di Dusun Bontomanai, Kabupaten Gowa, tiba-tiba berubah ricuh Kamis malam lalu. Sekitar pukul setengah sepuluh, seorang remaja 15 tahun bernama Ramadhan harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius di matanya. Penyebabnya? Tembakan peluru jelly dari sekelompok pemuda yang melintas dengan motor.
Ramadhan sedang duduk-duduk santai bersama teman-temannya di depan sebuah warung, tak jauh dari SD Bontomanai. Mereka baru saja usai salat tarawih. Tiba-tiba, dari kejauhan terdengar suara motor mendekat. Lalu, tanpa peringatan, suara tembakan-tembakan kecil terdengar. Satu dari peluru mainan itu mengenai tepat bola mata kanannya.
“Setelah kami menerima laporan, tim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan,” ujar IPDA Aditya Pamungkas, Kanit Jatanras Satreskrim Polres Gowa.
Menurut penjelasan polisi, kelompok itu diduga sengaja berkeliling. Motornya melaju, dan setiap melihat kerumunan anak muda, mereka langsung menembak secara membabi buta. Arahnya acak. Tak peduli siapa yang kena.
“Para pelaku melintas menggunakan sepeda motor. Setiap melihat kerumunan anak muda yang sedang duduk atau berkumpul, mereka langsung menembakkan peluru jelly secara membabi buta,” jelas Aditya.
Artikel Terkait
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Anak Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Surat Tulisan Tangan Ungkap Alasan
Fajar/Fikri Tersingkir di 16 Besar All England Usai Duel Sengit Tiga Gim
Syahganda Nainggolan: Hanya Soekarno dan Prabowo yang Punya Ideologi Kuat