Laga ganda putra Indonesia di All England kemarin berakhir dengan kekecewaan. Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, yang diandalkan banyak pihak, harus angkat koper lebih awal. Mereka tersingkir di babak 16 besar setelah bertarung tiga gim sengit melawan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin.
Padahal, awal pertandingan terlihat sangat cerah. Fajar dan Fikri langsung menancapkan dominasi. Serangan mereka tajam, pergerakan kompak, dan benar-benar mengunci lawan. Gim pertama berakhir dengan skor telak, 21-8 untuk keunggulan Indonesia. Semua berjalan sesuai rencana.
Tapi olahraga, terutama di level tertinggi, seringkali tak bisa ditebak. Momentum yang tadi ada, tiba-tiba buyar di gim kedua. Raymond dan Joaquin bangkit. Mereka bermain lebih agresif, pertahanan jadi rapat, dan berhasil membalikkan keadaan. Gim kedua jatuh ke tangan mereka 21-14, dan suasana pun berubah.
Gim penentuan berlangsung alot. Kedua pasangan saling sikut, reli-reli panjang menghibur penonton yang hadir. Sayangnya, di momen-momen krusial, pasangan Indonesia terlihat kurang beruntung. Beberapa pukulan tipis keluar, sementara lawan tampil lebih dingin dan efektif.
Raymond/Joaquin akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-16 di gim ketiga.
Dengan hasil ini, perjalanan Fajar/Fikri di turnamen bergengsi itu terpaksa berakhir. Sementara itu, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berhak melangkah ke babak perempat final All England 2026.
Ringkasan Pertandingan:
Babak 16 Besar All England 2026 (Ganda Putra)
Raymond Indra / Nikolaus Joaquin vs Fajar Alfian / M. Shohibul Fikri
Skor Akhir: 8-21, 21-14, 21-16
Artikel Terkait
Narkoba Sintetis di Makassar Beredar Lewat Vape dan Medsos, Polisi Ungkap Modus Baru
Pengemudi Ojol Dianiaya Pelanggan, Amukan Massa Hampir Ricuh di Makassar
Maros Gelar Pelatihan Respons Cegah KLB Campak Usai 31 Anak Terkonfirmasi Positif
Remaja 18 Tahun Tewas dalam Tabrakan Truk dan Motor di Poros Maros-Pangkep