Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat di Istana Merdeka

- Senin, 08 Juni 2026 | 07:20 WIB
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima surat kepercayaan atau Letter of Credence dari 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara-negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. Prosesi ini menjadi penanda dimulainya tugas resmi para duta besar di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia mengungkapkan bahwa penyerahan surat kepercayaan akan berlangsung pada hari yang sama dengan pelantikan pejabat negara, meskipun dalam forum yang berbeda.

“Untuk efektivitas, (penyerahan surat kepercayaan oleh Dubes) kita rencanakan di hari yang sama ya (Senin, 8 Juni 2026). Kalau forum pelantikannya kan tentu berbeda,” ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Pelantikan pejabat negara dengan penyerahan kredensial dari para Duta Besar negara sahabat,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menerima surat kepercayaan dari dua belas Dubes LBBP negara-negara sahabat pada Jumat, 7 November 2025, di lokasi yang sama. Proses penyerahan ini dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan jadwal kedatangan masing-masing duta besar ke Indonesia.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan bahwa pada November 2025 lalu, seluruh dokumen yang tertunda telah diserahkan. Setelah itu, proses berlanjut secara bertahap seiring kedatangan para duta besar berikutnya.

“Saat itu (November 2025) semua yang pending sudah diserahkan credential-nya. Terus setelah itu, ya dari November sampai sekarang. Datangnya bertahap, prosesnya juga bertahap,” kata Sugiono.

Di sisi lain, Sugiono memastikan bahwa hubungan diplomatik dan kerja sama dengan negara-negara sahabat tidak terganggu. Urusan keprotokolan tetap berjalan, dan ia telah bertemu langsung dengan sebagian besar duta besar meskipun dalam suasana nonformal.

“Saya sudah ketemu dengan sebagian besar dari mereka, walaupun tidak dalam suasana yang formal. Tetapi menurut saya, dengan segala rasa hormat, kerja sama itu tetap berjalan dengan baik, hubungan dan komunikasi juga berjalan dengan baik,” paparnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar