Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengumumkan telah menyerang Bandara Najran di Arab Saudi. Serangan itu menyebabkan layanan penerbangan di bandara tersebut dihentikan sementara.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa kelompoknya berhasil menyerang sasaran sensitif milik Arab Saudi di Bandara Najran menggunakan drone. Serangan ini merupakan balasan atas pelanggaran wilayah udara di atas provinsi Saada dan Hajjah oleh Arab Saudi.
Sumber regional menyebutkan bahwa radar utama bandara terkena serangan, sehingga memengaruhi operasional penerbangan. Situs web bandara mencatat status penerbangan "tidak terdeteksi" untuk beberapa hari ke depan. Bandara Najran, yang terletak di dekat perbatasan Yaman, memiliki satu terminal dan melayani beberapa penerbangan setiap harinya.
Hingga saat ini, Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim serangan tersebut.
Ini bukan kali pertama Houthi menargetkan fasilitas milik Saudi. Pertempuran kembali pecah bulan lalu, menandai kali pertama kedua belah pihak saling melancarkan serangan senjata berat sejak gencatan senjata tahun 2022. Intensitas serangan Houthi ke Saudi meningkat seiring konflik Amerika Serikat dan Iran yang belum selesai.
Artikel Terkait
Yaman Tutup Pelabuhan Mokha Usai Dihantam 25 Rudal Houthi
Kapal Berisi 3 WNI Diserang Drone di Yaman, Satu Dikabarkan Meninggal
Pakistan Kecam Serangan Houthi yang Tewaskan Tiga Warga Negaranya di Laut Merah
Enam Tewas dalam Serangan Houthi di Selat Bab al-Mandeb, Satu WNI Jadi Korban