Muhammad Saleh, seorang penumpang KM Mutiara Sentosa, menceritakan momen mencekam saat kapal yang ditumpanginya dilalap api. Dalam kepanikan, ia nekat melompat ke laut hanya dengan bermodalkan jeriken.
Saat kebakaran mulai terjadi, Saleh berada di bagian paling depan kapal. Kepulan asap hitam dan kobaran api terus membesar, membuat para penumpang kebingungan menentukan langkah penyelamatan. "Jadi itu kapal kan sudah berhenti. Kita mau loncat, kita ragu-ragu juga karena masih ketinggian," kata Saleh, Selasa (4/8/2026).
Situasi semakin genting ketika api menjalar hingga membakar tali jangkar di sisi kanan kapal. Namun, sebagian penumpang, termasuk Saleh, masih belum berani melompat ke laut. Baru ketika panas api semakin mendekat, ia benar-benar terjun. Menurut pengakuannya, ia bukan melompat atas kemauan sendiri, melainkan terdorong oleh penumpang lain yang juga berusaha menyelamatkan diri. Tanpa pelampung, ia hanya berpegangan pada jeriken hingga akhirnya seseorang memberinya pelampung. "Karena kepanasan. Karena saya didorong," tutur pria asal Jeneponto itu.
Setelah jatuh ke laut, Saleh berenang menjauhi kapal yang masih terbakar. Sekitar 10 meter dari lokasi, ia bertemu seorang penumpang yang membawa kambing dan tidak bisa berenang. Meski baru saja menyelamatkan diri, Saleh memilih membantu penumpang tersebut hingga keduanya berhasil mencapai kapal penyelamat.
Artikel Terkait
Pasutri Asal Pasuruan Selamat dari Kebakaran Kapal di Perairan Sumenep
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Penumpang Tewas, 227 Selamat Dievakuasi
Kapal Terbakar di Perairan Sumenep, 5 Penumpang Tewas
Kebakaran Kapal di Perairan Sumenep: Empat Penumpang Tewas, 218 Selamat